Written by Afianto Faisol Thursday, 13 August 2009 22:40
Perencanaan Jalan (Tebal Perkerasan)
3.6 PERENCANAAN PERKERASAN (PAVEMENT)
3.6.1 STANDARD
- CAO Aerodrom Design Manual Part 3, Pavement.
- FAA Advisory Circular 150/5320 – 6D, Airport Pavement Design and Evaluation
3.6.2 PERHITUNGAN PERKERASAN RUNWAY
- Data Lalu Lintas Udara (Air Traffic)
Tabel 3.9 Forecasting Lalu Lintas Udara (Tahun 2002/Phase Utimate)
|
No |
TIPE PESAWAT |
JUMLAH PERGERAKAN PER TAHUN |
|
1. |
B 747 - 400 |
236 |
|
2. |
B 767 – 300ER |
236 |
|
3. |
B 737 – 400 |
2.355 |
|
4. |
F – 100 |
942 |
|
5. |
F – 27 |
942 |
- Perhitungan Annual Departure
Tabel 3.10 Perhitungan Annual Departure
|
AIRCRAFT |
GEAR TYPE |
DESIGN GEAR |
|
FORECAST ANNUAL |
MTOW |
|
LOG R1 |
FORECAST EQUIVALENT |
||
|
FORECAST ANNUAL |
DEPARTURE BASED ON |
WHEEL LOAD OF |
ANNUAL DEPARTURE BY |
|||||||
|
DEPARTURE |
GEAR DESIGN AIRCRAFT |
DESIGN GEAR |
DESIGN AIRCRAFT |
|||||||
|
ULTIMATE/2022 |
ULTIMATE/2022 |
lbs |
kg |
lbs |
kg |
ULTIMATE/2022 |
ULTIMATE/2022 |
|||
|
F - 27 |
DUAL WHEEL |
DUAL TANDEM 0.6 |
942 |
565.2 |
50,000 |
20,400 |
11,875 |
4,845 |
1.5890 |
39 |
|
F - 100 |
DUAL WHEEL |
DUAL TANDEM 0.6 |
942 |
565.2 |
100,000 |
100,000 |
23,750 |
10,236 |
2.2472 |
177 |
|
B 737 - 400 |
DUAL WHEEL |
DUAL TANDEM 0.6 |
2355 |
1413 |
150,000 |
150,000 |
35,625 |
16,164 |
3.1501 |
1,413 |
|
B 767 - 300ER |
DUAL TANDEM |
DUAL TANDEM 1 |
236 |
236 |
400,000 |
300,000 |
35,625 |
21,541 |
2.3729 |
236 |
|
B 747 - 400 |
DOUBLE DUAL TADEM |
DUAL TANDEM 1 |
236 |
236 |
780,000 |
300,000 |
35,625 |
16,193 |
2.3729 |
236 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2,101 |
Perhitungan perkerasan Runway dibagi menjadi 2 bagian yang terdiri dari :
- Perhitungan Perkerasan Baru
- Perhitungan Overlay
- Pada STA (0+00) s/d STA (2+250)
- Pada STA (2+250) s/d STA (2+500)
3.6.2.1 Perhitungan Perkerasan Baru
Desain Parameter :
- Minimum Design CBR Subgrade = 4%
- Minimum Design CBR Sub base = 20%
- Annual Aircraft (Masterplan 2002) = 4.720 aircraft/year
= 2100 (eq)
- Design Aircraft = B 747 – 400
Berdasarkan desain parameter tersebut di atas dan dengan menggunakan figure 3.5 dan 3.6 didapat tebal pekerasan baru sebagai berikut :
3.5 Flexible Pavement Requirement – U.S. Army Corps of Engineers Design Method (S – 77 – 1) and FAA Design Method Model 747 - 400
Figure 3.6 Minimum Bsae Course Thickness Ruirements
Dikarenakan beban desain aircraft > 100.000 lbs maka digunakan Stabilized Base dan sub base (detail perhtungannya) sebagai berikut :
Ditentukan dengan menggunakan jenis perkerasan sebagai berikut :
Sehingga tebal perkerasan runway perpanjangan sebagai berikut :
|
||||
3.6.2.2 Perhitungan Overlay
- Pada STA (0+00) s/d STA (2+250)
Penentuan tebal overlay dihitung berdasarkan selisih antara perkerasan rencana dengan perkerasan eksisting dan menggunakan Faktor Ekivalen sehingga
trencana (setelah ovelay) > tekivalen
Parameter Desain :
- Minimum Design CBR Subgrade = 4%
- Minimum Design CBR Sub base = 20 %
- Annual Aircraft (Masterplan 2002) = 4720 aircraft/year
- Design Aircraft = B 747 – 400
- Perkerasan Rencana
Dengan menggunakan parameter desain dan standar perhitungan yang tercantum pada sub bab 1, didapat perkerasan rencana adalah sebagai berikut (lihat figure 3.7 dan 3.8) :
- Perkerasan Eksisting
Berdasarkan hasil TP 4 dan TP 5, terdapat 2 (dua) tipe perkerasan eksisting yaitu :
TP 4:
TP 5:
Figure 3.7 Flexible Pavement Requirments – U.S Army Corps Engineers Design Method (S – 77 – 1) and FAA Design Methode Model 747 - 400
Figure 3.8 Minimum Base Course Thickness Requirements
Dengan menggunakan metode yang terdapat pada Standar Perancangan didapat teebal overlay adalah 12,5 cm.
Total perkerasan setelah dioverlay 156,5 cm > total tebal perkerasan rencana = 152,5 cm.
Detail perhitungan adalah sebagai berikut :
1. Pada TP 4 :
|
||||||||
|
||||||||
|
||||||||
Tebal perkerasan rencana, CBR sub grade = 4% pada STA (0+00) s/d STA (2+250) adalah :
|
Sehingga diperlukan tebal overlay 12,5 cm.
Total perkerasan setelah dioverlay 156,5 cm > total tebal perkerasan rencana = 152,5 cm
2. Pada TP 5 :
|
|||||||
|
|||||||
|
|||||||
Tebal perkerasan rencana, CBR sub grade = 4% pada STA (0+00) s/d STA (2+250) adalah :
|
Sehingga dari hasil (tebal sub base ekivalen – tebal sub base rencana) diekivalen terhadap kebutuhan surface :
Sehingga jika menggunakan TP 5 tidak diperlukan overlay.
Dari hasil kedua perkerasan untuk tebal overlay dari kedua test pit maka digunakan hasil TP 4.
- Pada STA (2+250) s/d STA (2+500)
Parameter desain :
- Minimum Design CBR Subgrade = 5%
- Minimum Design CBR Sub base = 20%
- Annual Aircraft (Masterplan 2002) = 4.720 aircraft/year
- Design Aircraft = B 747 – 400
- Perkerasan Rencana
Dengan menggunakan parameter desain dan standar perhitungan yang tercantum pada sub bab 1 dan 2, didapat perkerasan rencana adalah sebagai berikut (lihat figure 3.9 dan 3.10)
|
Figure 3.9 Flexible Pavement Requirments – U.S Army Corps Engineers Design Method (S – 77 – 1) and FAA Design Methode Model 747 - 400
Figure 3.10 Minimum Base Course Thickness Requirements
Berikut adalah detail perhitungan tebal overlay pada STA (2+250) s/d STA (2+500), sehingga diperlukan overlay 12,5 cm.
|
||||
|
||||
Tebal perkerasan rencana, CBR sub grade = 5% pada STA (2+250) s/d STA (2+500) adalah :
|
Sehingga diperlukan tebal overlay 12,5 cm yang terdiri dari 5 cm Asphalt Concrete (AC) dan 7,5 cm Asphalt Treated Base (ATB).
Sehinga tebal perkerasan STA 2+250 s/d 2+500 menjadi sebagai berikut :
|
|||

| Next > |
|---|


